Senin, 03 Juni 2019

Pemkab SBT Bagikan 1.500 Kupon Untuk Warga Miskin

Buletinnusa
Bula, Malukupost.com - Pemerintah kabupaten (Pemkab) Seram Bagian Timur (SBT) membagikan 1.500 kupon untuk dibelanjakan secara gratis pada pasar murah yang digelar menjelang perayaan Idul Fitri 1440 Hijriah. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan SBT, Adam Rumbalifar dihubungi di Bula, Ibu kota kabupaten SBT, Senin (3/6), membenarkan pasar murah yang digelar merupakan kegiatan rutin pemkab setempat menjelang perayaan hari besar keagamaan.
Bula, Malukupost.com - Pemerintah kabupaten (Pemkab) Seram Bagian Timur (SBT) membagikan 1.500 kupon untuk dibelanjakan  secara gratis pada pasar murah yang digelar menjelang perayaan Idul Fitri 1440 Hijriah.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan SBT, Adam Rumbalifar dihubungi di Bula, Ibu kota kabupaten SBT, Senin (3/6), membenarkan pasar murah yang digelar merupakan kegiatan rutin pemkab setempat menjelang perayaan hari besar keagamaan.

"Setiap warga miskin diberikan satu kupon yang bisa ditukarkan dengan satu paket kebutuhan bahan pokok yang disediakan," katanya.

Setiap paket yang disediakan terdiri atas setengah kilogram mentega, dua kg terigu, satu kg gula, 30 butir telur, satu botol sirup serta dua kaleng susu dijual di pasar murah tersebut seharga Rp.170.000 rupiah.

Harga paket kebutuhan pokok yang dijual kepada warga miskin tersebut jauh lebih murah hampir mencapai 40 persen dari harga di pasaran yakni sebesar Rp.270.000.

"Jadi pemkab SBT menyubsidi hampir mencapai 40 persen dari harga jual di pasaran dan warga miskin hanya membelinya seharga Rp.170.000 per paketnya," katanya.

Menurutnya, pasar murah yang digelar selain untuk menekan tingginya harga barang kebutuhan pokok di pasaran, juga untuk meringankan beban warga miskin di wilayah itu saat akan merayakan Lebaran tahun ini.

Pasar murah yang digelar tahun ini merupakan yang ketiga kalinya dilakukan pemkab SBT di masa kepemimpinan Bupati Mukti Keliobas dan Wakil Bupati Fachri alkatiri.

Selain di Bula pasar murah juga dilakukan di kecamatan Teor dan Seram Timur guna menekan tingginya harga kebutuhan pokok di pasaran jelang Idul Fitri 2019 Masehi.

Adam juga menambahkan, Pemkab SBT pada empat hari lalu juga telah melakukan operasi pasar minyak tanah murah, di mana sebanyak 10.000 disuplai kepada masyarakat di sejumlah wilayah di Bula, ibu kota kabupaten SBT.

"Kami sudah melakukan operasi pasar minyak tanah murah pada 31 Mei 2019 dikarenakan terjadi kelangkaan di Kota Bula dan masyarakat sulit memperolehnya," katanya.

Saat ini pihaknya masih memiliki cadangan stok sebanyak 5.000 liter yang sewaktu-waktu siap di lepas di pasaran jika kebutuhan masyarakat akan minyak tanah masih tinggi. (MP-5)

Harga Bawang Putih Impor Dari China Di Piru Stabil

Buletinnusa
Ambon, Malukupost.com - Harga bawang putih impor dari China yang dijual pada pedagang di Piru, ibu kota kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) pada awal pekan ini stabil sebagaimana transaksi pada pekan lalu. Salah seorang ibu rumah tangga di Piru, Riny, dihubungi dari Ambon, Senin (3/6), mengatakan, harga bawang putih impor asal China saat ini stabil yakni Rp45.000 per Kg sehingga dibeli dalam jumlah banyak sebagai persiapan merayakan Idul Fitri 1440 Hijriah.
Ambon, Malukupost.com - Harga bawang putih impor dari China yang dijual pada pedagang di Piru, ibu kota kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) pada awal pekan ini stabil sebagaimana transaksi pada pekan lalu.

Salah seorang ibu rumah tangga di Piru, Riny, dihubungi dari Ambon, Senin (3/6), mengatakan, harga bawang putih impor asal China saat ini stabil yakni Rp45.000 per Kg sehingga dibeli dalam jumlah banyak sebagai persiapan merayakan Idul Fitri 1440 Hijriah.

"Saya membeli bawang putih 5 Kg karena harga bisa dijangkau dan persiapan jangan sampai usai perayaan Idul Fitri 1440 Hijriah persediaan berkurang sehingga mempengaruhi harga sehingga susah dibeli untuk bumbu masak," ujarnya.

Riny juga mempertimbangkan bila stok berkurang, maka membutuhkan tenggat waktu lama untuk impor maupun memasok dari Jakarta atau Surabaya sehingga telah membeli 5 Kg bawang merah.

"Saya persiapan sekali jangan sampai stok berkurang lalu harga bawang putih melonjak, bahkan kemungkinan persediaan yang dimiliki para pedagang habis," katanya.

Dia juga senang karena harga bawang merah stabil yakni Rp45.000/Kg sebagaimana pada pekan lalu.

"Bawang merah dipasok dari Surabaya, tetapi juga harus mewaspadai kemungkinan produksi maupun pemasokan dari sentra produksi terbatas atau kurang lancar transportasi ke Ambon, ibu kota provinsi Maluku sehingga telah dibeli 4 Kg," ujar Riny.

Disinggung harga telur ayam ras, dia menjelaskan, mengalami penurunan dari Rp325.000 per ikat (180 butir) menjadi Rp320.000 per ikat. Sedangkan, rak harganya bervariasi Rp55.000 - Rp56.000.

Salah seorang pedagang di Piru, Win membenarkan, memasok telur ayam ras produksi peternak desa Hatusua yang ternyata kualitasnya lebih baik, tidak busuk maupun pecah dibandingkan dipasok dari Ambon.

"Telur ayam ras yang dibeli di Ambon itu dipasok dari Surabaya yang kemungkinan karena lama pelayaran kapal mempengaruhi kualitasnya, bahkan sering busuk atau pecah di masing - masing ikat," ujarnya.

Hanya saja, dia mengakui, produksi peternak desa Hatusua masih terbatas dibandingkan kebutuhan masyarakat, terutama menjelang perayaan hari - hari besar keagamaan seperti Idul Fitri 1440 Hijriah yang pasti meningkat.

"Saya hanya bisa pengadaan 100 ikat telur ayam ras dari Hatusua setiap dua pekan sekali sehingga Pemkab SBB perlu memfasilitasi peternak setempat sehingga bisa meningkatkan produksi agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat," kata Win. (MP-2)

Tiga Desa Muslim Di Pulau Ambon Rayakan Idul Fitri Lebih Awal

Buletinnusa
Ambon, Malukupost.com - Umat muslim suni di Desa Wakal, Kaitetu, Kecamatan Leihitu dan Tengah tengah, Kecamatan Salahutu, Pulau Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku, Senin (3/6), merayakan Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriah. Berdasarkan pantauan, masyarakat di Desa Wakal dan Kaitetu, Kecamatan Leihitu, dan Tengahtengah, Kecamatan Salahutu telah menggelar shalat Idul Fitri di masjid-masjid setempat sejak Senin, pukul 07.00 WIT. Shalat Id warga muslim Wakal dilaksanakan di Masjid Nurul Awal di bawah pimpinan imam Kasim Tahapary, sementara untuk Desa Kaitetu dipusatkan di Masjid Jami Hena Lua dipimpin oleh imam Muhammad Nur Lumaela.
Ambon, Malukupost.com - Umat muslim suni di Desa Wakal, Kaitetu, Kecamatan Leihitu dan Tengah tengah, Kecamatan Salahutu, Pulau Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku, Senin (3/6), merayakan Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriah.

Berdasarkan pantauan, masyarakat di Desa Wakal dan Kaitetu, Kecamatan Leihitu, dan Tengahtengah, Kecamatan Salahutu telah menggelar shalat Idul Fitri di masjid-masjid setempat sejak Senin, pukul 07.00 WIT.

Shalat Id warga muslim Wakal dilaksanakan di Masjid Nurul Awal di bawah pimpinan imam Kasim Tahapary, sementara untuk Desa Kaitetu dipusatkan di Masjid Jami Hena Lua  dipimpin oleh imam Muhammad Nur Lumaela.

Sedangkan shalat Id di Desa Tengahtengah digelar di Masjid An 'Nima, di bawah pimpinan imam Abdul Haji Tuharea.

Meski cuaca terlihat tidak begitu bersahabat, proses shalat Id di ketiga desa tersebut, berlangsung hikmat.

Ribuan warga memadati area masjid masing-masing hingga ke pelataran dan halaman untuk melaksanakan shalat sunnah Idul Fitri.

Sebagaimana tradisi dalam perayaan Idul Fitri di Indonesia, usai melaksanakan shalat Idul Fitri, masyarakat di ketiga desa tersebut saling mengunjungi para kerabat dan tetangga untuk bersilaturahami.

Warga muslim di Desa Wakal, Kaitetu dan Tengahtengah diketahui melaksanakan ibadah puasa 1 Ramadhan 1440 Hijriyah pada 4 Mei 2019, dua hari lebih awal dari yang ditetapkan oleh Kementerian Agama.

Penentuan 1 Ramadhan dan 1 Syawal di tiga desa tersebut dilakukan oleh para penghulu masjid dan ahli agama masing-masing. Mereka menggunakan metode penetapan perhitungan hisab dan rukyat serta berpatokan pada kalender falakiah kuno berbahasa Arab.

Tokoh masyarakat di Desa Tengahtengah, Abdul Gofar Tuharea mengatakan tradisi penentuan 1 Ramadhan dan 1 Syawal di kampungnya dilakukan oleh para tetua dari mata rumah (kelompok marga dalam strata masyarakat adat Maluku) Tuharea Pagalare.

Tuharea Pagalare merupakan mata rumah imam dan tokoh agama Islam di Desa Tengahtegah.

Dalam menentukan waktu ibadah puasa 1 Ramadhan maupun perayaan Idul Fitri 1 Syawal, para tetua mengamati posisi bulan di ufuk barat, kemudian menggelar rapat bersama dan membandingkannya dengan kalender falakiah kuno yang tersimpan di rumah tua Tuharea Pagalare.

"Para orang tua dari rumah tua Tuharea Pagalare yang melakukan perhitungan untuk berpuasa 1 Ramadhan dan pelaksanaan Idul Fitri. Sama seperti Wakal dan Kaitetu, kami di sini juga menggunakan kalender falakiah kuno," ucap Abdul Gofar Tuharea.

Selain Desa Wakal, Kaitetu dan Tengahtengah di Pulau Ambon, Desa Waiputih, Kecamatan Leihitu Barat, Kabupaten Maluku Tengah yang berada di Pulau Seram juga merayakan Idul Fitri 1440 Hijriyah pada hari ini.

Desa Waiputih diketahui melaksanakan ibadah puasa 1 Ramadhan 1440 Hijriyah pada 4 Mei 2019, dan telah menggelar shalat Idul Fitri di masjid setempat, pagi tadi. (MP-4)

Harga Telur Ayam Ras Di Ambon Turun

Buletinnusa
Ambon, Malukupost.com - Harga telur ayam ras di sejumlah pasar tradisional Kota Ambon, Maluku, pada H-2 Lebaran 2019 bergerak turun. Pantauan di Pasar Mardika dan Batumerah, Senin (3/6), para pedagang mematok harga telur ayam ras rata-rata Rp1.600 per butir atau turun dari sebelumnya Rp1.700 dan Rp1.800 per butir, sedangkan telur ayam kampung Rp3.000 per butir. Irma, pembeli yang ditemui seusai membeli tiga rak telur ayam ras dengan harga Rp48.000 per rak (30 butir), bersyukur karena harga telur ayam ras terus bergerak turun, kemudian stoknya juga cukup banyak di pasar sekarang ini.
Ambon, Malukupost.com - Harga telur ayam ras di sejumlah pasar tradisional Kota Ambon, Maluku, pada H-2 Lebaran 2019 bergerak turun.

Pantauan di Pasar Mardika dan Batumerah, Senin (3/6), para pedagang mematok harga telur ayam ras rata-rata Rp1.600 per butir atau turun dari sebelumnya Rp1.700 dan Rp1.800 per butir, sedangkan telur ayam kampung Rp3.000 per butir.

Irma, pembeli yang ditemui seusai membeli tiga rak telur ayam ras dengan harga Rp48.000 per rak (30 butir), bersyukur karena harga telur ayam ras terus bergerak turun, kemudian stoknya juga cukup banyak di pasar sekarang ini.

"Mudah-mudahan terus bertahan, bila perlu terus bergerak turun hingga memasuki perayaan Idul Fitri 1440 Hijriah," ujarnya.

Irma bersyukur sebab setiap hari menjelang batal puasa selalu berjualan di lokasi jajanan buka puasa yang berlokasi di jalan Sultan Babullah depan Masjid Raya Al Fatah, mulai dari nasi kuning ikan dan juga nasi kuning ikan telur yang sangat digemari masyarakat di Kota Ambon.

"Setiap hari mulai berjualan nasi kuning mulai dari jam 14.00 WIT hingga jam 19.00 WIT dan nasi kuning yang terjual mencapai 30 hingga 35 porsi (ukuran piring makan) dengan harga untuk nasi kuning ikan goreng Rp15.000/porsi, dan nasi kuning ikan telur Rp18.000/porsi," ujarnya.

Jadi kalau harga telur terus bergerak turun, maka untuk jualan nasi kuning ikan telur juga bisa diturunkan harganya menjadi Rp17.000/porsi.

Turunnya harga telur ayam ras tidak mempengaruhi harga daging ayam beku yang selama ini didatangkan dari Surabaya Rp34.000/kg, daging ayam broiler segar produksi peternak lokal dipatok harga mulai dari Rp45.000 hingga Rp55.000/ekor tergantung ukuran, sedangkan daging sapi segar hingga kini masih terus bertahan Rp100.000/Kg.

Sedangkan harga ikan cakalang segar masih tetap mahal, pedagang mematok harga mulai dari Rp35.000 hingga Rp70.000/ekor tergantung ukuran, ikan momar Rp20.000/tujuh ekor, kawalinya Rp20.000/lima ekor, ikan perak Rp20.000/delapan ekor, puri Rp10.000/tumpuk, cumi Rp10.000/delapan ekor, lalosi Rp20.000/empat ekor. (MP-6)

Sebagian Warga Di Seram Bagian Timur Rayakan Idul Fitri

Buletinnusa
Ambon, Malukupost.com - Sebagian besar warga Muslim yang bermukim di beberapa kecamatan di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) telah merayakan Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriah pada Senin (3/6), atau lebih cepat dua hari dari penetapan Pemerintah, yakni 5 Juni 2019. Berdasarkan pantauan, desa-desa yang telah merayakan Lebaran lebih awal yakni di Kecamatan Pulau Gorom dan Gorom Timur serta Kampung Gorom di Kecamatan Bula dan desa Silohan, Kecamatan Bula Barat.
Ambon, Malukupost.com - Sebagian besar warga Muslim yang bermukim di beberapa kecamatan di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) telah merayakan Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriah pada Senin (3/6), atau lebih cepat dua hari dari penetapan Pemerintah, yakni 5 Juni 2019.

Berdasarkan pantauan, desa-desa yang telah merayakan Lebaran lebih awal yakni di Kecamatan Pulau Gorom dan Gorom Timur serta Kampung Gorom di Kecamatan Bula dan desa Silohan, Kecamatan Bula Barat.

Di Kecamatan Gorom terdapat 24 desa sedangkan Gorom Timur 23 desa, di mana Lebih dari 80 persen warga desa di dua kecamatan tersebut telah melaksanakan Sholat Idul Fitri pada Senin pagi pukul 07.00 WIT dan pawai takbiran pada Minggu (2/6) malam.

Sedangkan 20 persen desa sisanya baru akan melakukan takbiran pada Senin (3/6) malam dan Sholat Idul Fitri pada Selasa (4/6).

Desa-desa yang telah merayakan lebaran di kecamatan Gorom diantaranya Kataloka, Amarsekaru, Usun Kataloka, Buan Kataloka, Rumanama Kotawouw, Sikaro Kataloka, Aroa Kataloka, Dada Kataloka, Namalean, Ondor, Dulak, Kilotak, Kilean, Day, Mida, Loko, Sera, Kulugowa, Rumeon dan desa Kelibingan.

Sedangkan di kecamatan Gorom Timur yakni Miran, Kota Sirih, Miran Kilian, Miran Keledar, Miran Manaban, Miran Rumuar, Amarwatu, Aran, Tuha, Bas, Tunas Ilur, Sagey, Armada, Waisalan, Basarin, Goha, Rarat, Miran Gota dan Desa Adar.

Warga di kecamatan Pulau Gorom dan Gorom Timur melaksanakan ibadah puasa 1 Ramadhan 1440 Hijriah pada 4 Mei 2019 atau dua hari lebih awal dari yang ditetapkan oleh Kementerian Agama yakni pada 6 Mei 2019.

Penentuan 1 Ramadhan dan 1 Syawal pada desa-desa di kedua kecamatan tersebut dilakukan oleh para penghulu masjid dan pemuka agama masing-masing dengan menggunakan metode penetapan perhitungan hisab dan rukyat.

Warga di desa-desa di kecamatan Pulau Gorom, Gorom Timur, kecamatan Bula dan Bula Barat misalnya, sebagian besar mulai menjalani ibadah puasa pada 2 Mei 2019 dan berlebaran pada 3 Juni 2018.

Sedangkan warga Muslim yang bermukim di kota Bula, ibukota kabupaten SBT, baru akan merayakan Lebaran 1440 Hijriah sesuai ketetapan pemerintah yakni 5 Juni 2019. (MP-3)

CARI INFORMASI SOAL AKTIVIS ULMWP, SEORANG NELAYAN ASAL YAPEN DI CULIK MILITER INDONESIA

Buletinnusa
NUMBAY- Untuk mengetahui dimana keberadaan dua orang aktivis Komite Aksi ULMWP wilayah Kabupaten Kepulauan Yapen. Seorang nelayan dari kampung Karawi Yapen Utara dibawah di pasar TIPTOP, Kota Biak oleh beberapa anggota militer Indonesia untuk di introgasi.

Menurut, rekaman pembicaraan (wawancara) yang kami terima via WA dari Edison Kendy, penanggungjawab perjuangan politik Papua Barat merdeka wilayah II Saireri dengan korban yang sudah pulang dari Biak ke kampungya.

Dalam rekaman tersebut. Korban yang ketika menjelaskan lagi dalam pendampingan non hukum dari Herman Erari, Aktivis pro HAM dan Demokrasi yang mengujungi korban di rumahnya menjelaskan.  Bahwa kejadian tersebut terjadi pada (Kamis/30 Mey/2019), kemarin.

Kejadian Tersebut Terjadi Ketika Simen Moman (52) lagi menikmati kopi pada pukul 08:35 WP, di salah satu warung milik seorang tengkulak ikan. Sambil menunggu ikannya yang dibawah dari kampungnya (kampung Karawi) di Distrik Yapen Utara-Kabupaten Biak dijual didalam pasar pelelangan ikan. Pasar TIPTOP Kota Biak.

Tiba-tiba beberapa anggota militer berpakaian loreng mendatanginya. Lalu membawahnya menuju mobil patroli yang mereka gunakan.

Setelah sampai di mobil yang mereka parkir beberapa meter dari tempat dimana Simen Woman menikmati kopi. Simen diperintahkan naik duduk dibagian depan bersama tiga orang anggota yang juga berpakian loreng lengkap. Termaksud dravir.

Simen tidak tahu nama dan tempat dimana dia dibawah karena simen adalah masyarakat dari Kabupaten Kepulauan Yapen yang menyebrangi laut ke Biak yang berbeda administrasi pemerintahan dengan pemerintahan Kota Biak, guna berdagan ikannya ke pasar TIPTOP.

Tapi, menurut penuturannya dalam rekaman. Bahwa dia dibawah ke kantor TNI karena anggota yang mengintrogasinya berpakaian loreng dan yang mebawahnya itu pun berpakaian loreng, lengkap dengan senjata laras panjang. Simen menjelaskan juga bawah wilayah tersebut banyak rimbunan pohon seperti hutan-hutan.

Simen diintrogasi oleh beberapa orang yang berbeda, namun dengan pertanyaan yang sama. Diantara pertanyaan adalah; apakah dia mengenal aktivis komite aksi ULMWP bernama Victoria Moman dan adiknya atau tidak. Apa kah ada aktivitas politik Papua merdeka dari ULMWP di kampungnya atau tidak.

Jawab Simen Woman adalah dirinya tidak tahu siapa itu Victoria Moman dan adiknya. Karena rumahnya jauh dari pemukiman kampung dan hari-harinya dihabiskan dilautan sebagai nelayan dari usia remaja hingga sekarang usianya 52 tahu.

Dan dia bersyukur sebab dari usahanya sebagai nelayan, tapi ke empat anaknya bisa menyelesaikan sekolah menengah atas. Keempatnya kini menjadi ASN sehingga dirinya tidak ingin menuntut negara dengan berbagai macam tuntutan. Apa lagi Papua merdeka.

Dirinya pun tidak pernah terlibat dengan aktivitas politik Papua merdeka. Sehingga jika ada pun dia tidak tahu.

Setelah itu, dirinya dilepaskan. Namun untuk mengantarnya keluar dari tempat dimana dia diinterogasi. Matanya ditutup menggunakan kain hitam agar tidak dapat melihat apa-apa.

Kain hitam yang mengikat matanya dilepas dan dia diturunkan tepat di ujung Bandara Frans Kaisepo Biak.

Dalam perjalanan, Simen di ingatkan agar peristiwa ini tidak diungkapkan kepada siapapun. Jika dia mengungkapkannya maka dirinya akan diculik dan dibunuh.

Kejadian tersebut. Hari ini (Senin/03 Juni/2019) baru dapat kami beritakan. Karena kami pun baru mendapatkan 3 kiriman rekaman via WA dari nomor 082196303367, Milik Edison Kendy, penanggungjawab politik perjuangan Papua Barat merdeka di wilayah II Saireri.  (rw)

Posted by: Media Sonamappa
Copyright © - "sumber"
Hubungi kami di E-Mail ✉: tabloid.wani@gmail.com

Ini Pernyataan Pers Keluarga Besar Yudhoyono atas Wafatnya Ibu Ani Yudhoyono

Buletinnusa
Ini Pernyataan Pers Keluarga Besar Yudhoyono atas Wafatnya Ibu Ani Yudhoyono
Ibu Ani Yudhoyono bersama keluarga. (http://bit.ly/2W6n4hL)
Saya, Agus Harimurti Yudhoyono, mewakili Bapak Susilo Bambang Yudhoyono dan keluarga besar Yudhoyono mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, atas perhatian dan ucapan duka cita, dari para sahabat maupun masyarakat Indonesia, atas wafatnya Ibu Negara ke-6 RI yang juga Ibunda kami tercinta Ny. Hj. Kristiani Herrawati binti Sarwo Edhie Wibowo atau Ibu Ani Yudhoyono dalam usia 67 tahun, pada hari Sabtu, 1 Juni 2019, 27 Ramadan 1440 H, pukul 11.50 waktu Singapura.
Ini Pernyataan Pers Keluarga Besar Yudhoyono atas Wafatnya Ibu Ani Yudhoyono
Telah berpulang kehadirat Allah SWT Ibu Ani Yudhoyono pada hari ini Sabtu, 1 Juni 2019 pukul 11.00 WIB di National University Hospital Singapura, (ISTIMEWA)
Ibu Ani berjuang melawan kanker darah, yang baru terdeteksi sejak pertengahan Februari lalu. Keberadaan Bapak SBY dan keluarga yang selalu mendampingi, perhatian dan doa dari para sahabat maupun masyarakat Indonesia, serta upaya medis terbaik yang dilakukan tim dokter Kepresidenan dan tim dokter National University Hospital (NUH) Singapura, membuat Ibu Ani selalu bersemangat, berjuang dari hari ke hari, untuk sembuh. Namun, Allah SWT punya kehendak yang lebih baik bagi Ibu Ani.

Atas nama keluarga, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya sekiranya ada ucapan atau tindakan Almarhumah, Ibunda kami, yang mungkin pernah menciderai perasaan Bapak, Ibu, saudara sekalian.

Kami mohon doa agar Allah SWT mengampuni dosa beliau dan melapangkan kubur beliau.

Kami, anak-anaknya, menyaksikan bahwa Ibu Ani adalah seorang muslimah yang baik, yang selalu memperhatikan Bapak SBY dan kami, anak-anak, menantu dan cucu-cucu beliau serta masyarakat Indonesia.

Sampai akhir hayatnya, beliau selalu mengikuti perkembangan di tanah air, ikut bersuka manakala rakyat senang, ikut berduka saat rakyat ditimpa kesusahan.

Jenazah almarhumah Ibu Ani Yudhoyono akan kami mandikan pada hari ini, untuk kemudian disemayamkan di Kedutaan Besar RI di Singapura.

Besok, pukul 7 pagi waktu Singapura, jenazah Ibu Ani akan diterbangkan ke Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, dan akan disambut dengan upacara militer, mengingat semasa hidupnya beliau adalah pemegang Bintang Jasa Adipradana.

Selanjutnya, jenazah diantar ke persemayaman terakhir di kediaman kami di Cikeas, untuk memberi kesempatan bagi para sahabat dan masyarakat yang ingin menyampaikan duka cita.

Besok siang, almarhumah Ibu Ani Yudhoyono akan dimakamkan dengan upacara kehormatan militer di Taman Makam Pahlawan, Kalibata.

Demikian pernyataan keluarga.

Hormat kami
Singapura, 1 Juni 2019

Agus Harimurti Yudhoyono


Copyright ©Lintas Papua "sumber"
Hubungi kami di E-Mail ✉: tabloid.wani@gmail.com