Senin, 04 November 2019

Impor Maluku Menurun 71,61 Persen

Buletinnusa
Ambon, Malukupost.com - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku mencatat impor Maluku pada September 2019 sebesar 5,11 juta dolar Amerika Serikat (AS) menurun sekitar 71,61 persen dibandingkan dengan impor Agustus 2019 yang mencapai 18,00 juta dolar AS. "Secara kumulatif nilai impor Maluku Januari-September 2019 mencapai 165,85 juta dolar AS atau menurun 60,17 persen dibanding pada periode yang sama tahun 2018," kata Kepala BPS Maluku, Dumangar Hutauruk di Ambon, Senin (4/11).
Ambon, Malukupost.com - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku mencatat impor Maluku pada September 2019 sebesar 5,11 juta dolar Amerika Serikat (AS) menurun sekitar 71,61 persen dibandingkan dengan impor Agustus 2019 yang mencapai 18,00 juta dolar AS.

"Secara kumulatif nilai impor Maluku Januari-September 2019 mencapai 165,85 juta dolar AS atau menurun 60,17 persen dibanding pada periode yang sama tahun 2018," kata Kepala BPS Maluku, Dumangar Hutauruk di Ambon, Senin (4/11).

Selama Januari-September 2019 negara asal impor adalah Singapura, Korea Selatan, dan Malaysia, dengan  impor terbesar dari Singapura dengan nilai 127,64 juta dolar AS.

Dumangar mengatakan komoditas yang diimpor berasal dari sektor migas dan non migas, di mana komponen migas masih menjadi sektor utama impor Maluku yakni mencapai 145,32 juta dolar AS atau sekitar 87,62 persen.

Jenis komoditas barang nonmigas yang diimpor selama Januari-September 2019 yakni mesin penyembur uap air atau pasir dan mesin jet pelempar semacam itu, radiator pompa cairan, pompa udara, perangkat pembangkit tenaga listrik dan bagiannya.

Seluruh impor pada Januari-September 2019 melalui Pelabuhan Yos Sudarso Ambon, Pelabuhan Tulehu, dan Pelabuhan Saumlaki di Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), kemudian Pelabuhan Dobo dan Pelabuhan Namlea di Pulau Buru.

Komoditas migas yang diimpor pada periode Januari-September 2019 berupa bahan bakar motor, bertimbal, tidak dicampur, minyak bahan bakar motor dari RON lainnya-tidak dicampur, minyak bahan bakar, dan bahan bakar turbin pesawat terbang (bahan bakar jet) yang mempunyai titik nyala 23 derajat celsius atau lebih.

Sedangkan komoditas nonmigas yang diimpor berupa cairan tipe sentrifugal dengan ukuran diameter inlet tidak melebihi 200, pompa air dengan flow rate tidak melebihi 8.000 m3/jam yang dioperasikan secara elektrik, pompa udara, mesin penyaring udara masuk untuk mesin pembakaran dalam, mesin pemurni udara, mesin penyembur uap air, mesin pelempar semacam itu, perangkat pembangkit tenaga listrik dengan keluaran melebihi 100 KVA. (MP-4)

DPRD Malra Gelar Paripurna Pembentukan Fraksi

Buletinnusa
Langgur, Malukupost.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) menggelar Rapat Paripurna Perdana dengan agenda Pembentukan Fraksi-Fraksi yang digelar ruang Sidang Utama, Senin (4/11) dan dipimpin langsung oleh pimpinan sementara Minduchri Kudubun selaku Ketua dan Albert Efruan selaku Wakil Ketua. Ketua DPRD Malra Sementara Minduchri Kudubun mengawali rapat paripurna tersebut, menyampaikan jumlah anggota dewan yang hadir sebanyak 23 orang.
Langgur, Malukupost.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) menggelar Rapat Paripurna Perdana dengan agenda Pembentukan Fraksi-Fraksi yang digelar ruang Sidang Utama, Senin (4/11) dan dipimpin langsung oleh pimpinan sementara Minduchri Kudubun selaku Ketua dan Albert Efruan selaku Wakil Ketua.

Ketua DPRD Malra Sementara Minduchri Kudubun mengawali rapat paripurna tersebut, menyampaikan jumlah anggota dewan yang hadir sebanyak 23 orang.

“Sesuai dengan absen yang ada pada tangan kami, bahwa kehadiran pimpinan dan anggota dewan sebanyak 23 orang sehingga telah memenuhi forum, maka segala keputusan yang diambil paripurna ini dinyatakan sah,” katanya.

Berdasarkan pantauan, Kudubun membacakan dasar-dasar hukum pembentukan fraksi-fraksi DPRD diantaranya Pasal 120 Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 18 tentang pedoman penyusunan DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota dan dasar-dasar hukum lainnya terkait agenda paripurna dimaksud.

Langgur, Malukupost.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) menggelar Rapat Paripurna Perdana dengan agenda Pembentukan Fraksi-Fraksi yang digelar ruang Sidang Utama, Senin (4/11) dan dipimpin langsung oleh pimpinan sementara Minduchri Kudubun selaku Ketua dan Albert Efruan selaku Wakil Ketua. Ketua DPRD Malra Sementara Minduchri Kudubun mengawali rapat paripurna tersebut, menyampaikan jumlah anggota dewan yang hadir sebanyak 23 orang.
Selain itu, Kudubun juga menyampaikan tugas pimpinan sementara yakni memimpin rapat DPRD, memfasilitasi pembentukan fraksi-fraksi, memfasilitasi penyusunan ranperda DPRD tentang tata tertib, memproses penetapan pimpinan DPRD definitif.

Untuk diketahui, rapat paripurna dalam rangka pembentukan fraksi-fraksi di DPRD Malra tersebut juga sempat terjadi skors beberapa menit untuk masing-masing fraksi menyiapkan komposisi (susunan) fraksinya.

Sebanyak 7 fraksi di dalam DPRD Malra Masa Jabatan 2019-2024 akhirnya resmi terbentuk setelah masing-masing perwakilan fraksi menyampaikan komposisi fraksinya langsung di dalam paripurna, kemudian disahkan oleh pimpinan sidang setelah disetujui oleh seluruh anggota fraksi yang hadir.

Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa : Adolof Markus Teniwut (Ketua/anggota), Awaludin Rado (Wakil Ketua/anggota), Kristo Beruat (Sekretaris/anggota), Minduchri Kudubun (Penasehat/anggota), Eva Crisye Putnarubun (Bendahara/anggota).

Fraksi Partai Gerindra : Wilibrordus Lefteuw (Ketua), Abraham Beruatwarin (Sekretaris), Albert Efruan (anggota).

Fraksi Parta Nasdem : Paskalina Elmas (Ketua), Antonius Renyaan (Sekretaris), Lodifika Ohoiulun (anggota).

Langgur, Malukupost.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) menggelar Rapat Paripurna Perdana dengan agenda Pembentukan Fraksi-Fraksi yang digelar ruang Sidang Utama, Senin (4/11) dan dipimpin langsung oleh pimpinan sementara Minduchri Kudubun selaku Ketua dan Albert Efruan selaku Wakil Ketua. Ketua DPRD Malra Sementara Minduchri Kudubun mengawali rapat paripurna tersebut, menyampaikan jumlah anggota dewan yang hadir sebanyak 23 orang.
Fraksi Partai Perindo : Benediktus Rejaan (Ketua), Imanuel Ufi (Sekretaris), Landina Fautngilyanan (anggota).

Fraksi PAN : Kristian Nelson Maturan (Ketua), Ali Arsyad Ohoiulun (Sekretaris), Yohanis Bosco Rahawarin (anggota).

Fraksi Gotong Royong (PDI P, PPP, Partai Garuda dan PKPI) : Stefanus Layanan (Ketua), Moh. Nawawi Namsa (Wakil ketua), Albertus Alo Yamlean (Sekretaris), Esebius Utha Safsafubun (anggota), Petrus Elmas (anggota).

Fraksi Demokrat-PKS : Thomas Ulukyanan (Ketua), Septian Brian Ubro (Wakil ketua), Thaher Anoli (Sekretaris).


(MP-15)

Ketua PN Saumlaki Pingsan Saat Melantik Anggota DPRD KKT

Buletinnusa
Saumlaki, Malukupost.com - Suasana menegangkan terjadi dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) dengan agenda pengambilan sumpah janji anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Tanimbar periode 2019 - 2024 di Saumlaki, Senin (4/11/2019). Suasana menenggangkan itu terjadi saat Ketua Pengadilan Negeri (PN) Saumlaki, Saiful Anam, tiba-tiba tak sadarkan diri saat sedang mengambil sumpah janji 25 orang anggota DPRD. Berdasarkan pantauan, awalnya Ketua PN Saumlaki Saiful Anam ini terlihat tegar membaca sumpah janji anggota DPRD. Namun hanya berselang beberapa menit, tiba-tiba lemas dan duduk diatas tangga podium.
Ketua PN Saumlaki sesaat sebelum pingsan, sedang membaca sumpah dan janji Anggota DPRD KKT 
Saumlaki, Malukupost.com - Suasana menegangkan terjadi dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) dengan agenda pengambilan sumpah janji anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Tanimbar periode 2019 - 2024 di Saumlaki, Senin (4/11/2019).

Suasana menenggangkan itu terjadi saat Ketua Pengadilan Negeri (PN) Saumlaki, Saiful Anam, tiba-tiba tak sadarkan diri saat sedang mengambil sumpah janji 25 orang anggota DPRD.

Berdasarkan pantauan, awalnya Ketua PN Saumlaki Saiful Anam ini terlihat tegar membaca sumpah janji anggota DPRD. Namun hanya berselang beberapa menit, tiba-tiba lemas dan duduk diatas tangga podium.

Saat hendak disodorkan air mineral, Ketua PN Saumlaki itupun merebahkan badannya dan akhirnya ditandu oleh beberapa anggota DPRD yang sedang dilantik.

Proses pengambilan sumpah janji Anggota DPRD Kepulauan Tamimbar pun terhenti selama 30 menit, suasana menjadi berubah karena karena semua undangan dan para wakil rakyat yang dilantik termasuk Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar bergegas mencari pertolongan bagi Saiful.

Saiful akhirnya dibawah ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. P.P.Magretti Saumlaki untuk dirawat.

Hingga berita ini disiarkan, belum diketahui secara pasti penyebab dan penyakit yang diderita oleh Saiful oleh pihak RSUD.

Sidang paripurna DPRD Kepulauan Tanimbar akhirnya digelar dan dilanjutkan oleh salah satu hakim anggota PN Saumlaki, Adi Wicaksono.

(MP-16)

Neraca Perdagangan Luar Negeri Maluku Defisit Pada September 2019

Buletinnusa
Ambon, Malukupost.com - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku mencatat neraca perdagangan luar negeri provinsi itu pada September 2019 mengalami defisit sebesar 4,33 juta dolar Amerika Serikat (AS). "Pada September 2019 daerah itu melakukan kegiatan ekspor nilainya mencapai 0,78 juta dolar AS dan nilai impor pada September 2019 sebesar 5,11 juta dolar AS," kata Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Maluku Dumangar Hutauruk di Ambon, Senin (4/11).
Ambon, Malukupost.com - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku mencatat neraca perdagangan luar negeri provinsi itu pada September 2019 mengalami defisit sebesar 4,33 juta dolar Amerika Serikat (AS).

"Pada September 2019 daerah itu melakukan kegiatan ekspor nilainya mencapai 0,78 juta dolar AS dan nilai impor pada September 2019 sebesar 5,11 juta dolar AS," kata Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Maluku Dumangar Hutauruk di Ambon, Senin (4/11).

Hal ini dapat diartikan bahwa neraca perdagangan luar negeri Maluku mengalami defisit sebesar 4,33 juta dolar AS.

Dumangar mengatakan Maluku selalu mengalami defisit dikarenakan tingginya impor barang dari luar negeri yang didominasi dari sektor migas.

"Di sisi lain, ekspor Maluku pada sektor migas belum mampu mengimbangi besarnya impor migas dari luar negeri," ujarnya.

Tercatat ekspor migas Maluku selama Januari sampai dengan Desember 2018 hanya sebesar 40,70 juta dolar AS, sedangkan impor migas dari luar negeri mencapai 478,55 juta dolar AS. Pada Januari-September 2019  impor migas sebesar 145,32 juta dolar AS, non migas sebesar 20,53 juta dolar AS.

Sedangkan volume perdagangan luar negeri pada Januari sampai September 2019 juga mengalami defisit sebesar 248,77 ribu ton, karena volume impor Maluku mencapai 249,85 ribu ton), sementara ekspor hanya 1,07 ribu ton. (MP-3)

Jemaat GPM Anugerah Malra Gelar PAM Periode 2020-2025

Buletinnusa
Langgur, Malukupost.com - Sebanyak 761 Jemaat dan 34 Klasis di Gereja Protestan Maluku (GPM) yang tersebar di dua provinsi yakni provinsi Maluku dan Maluku Utara hari ini (4/11) secara serentak mengelar Pemilihan Anggota Majelis (PAM) Jemaat periode 2020 - 2025. Tidak terkecuali di Majelis Jemaat GPM Anugerah Langgur-Ohoijang Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), kegiatan yang diselenggarakan untuk memilih calon Diaken dan calon Penatua tersebut disambut dengan gembira dan penuh syukur seluruh jemaat setempat.
Pelaksanaan Pemilihan Anggota Majelis Di Jemaat GPM Anugerah Langgur - Ohoijang
Langgur, Malukupost.com - Sebanyak 761 Jemaat dan 34 Klasis di Gereja Protestan Maluku (GPM) yang tersebar di dua provinsi yakni provinsi Maluku dan Maluku Utara hari ini (4/11) secara serentak mengelar Pemilihan Anggota Majelis (PAM) Jemaat periode 2020 - 2025.

Tidak terkecuali di Majelis Jemaat GPM Anugerah Langgur-Ohoijang Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), kegiatan yang diselenggarakan untuk memilih calon Diaken dan calon Penatua tersebut disambut dengan gembira dan penuh syukur seluruh jemaat setempat.

Langgur, Malukupost.com - Sebanyak 761 Jemaat dan 34 Klasis di Gereja Protestan Maluku (GPM) yang tersebar di dua provinsi yakni provinsi Maluku dan Maluku Utara hari ini (4/11) secara serentak mengelar Pemilihan Anggota Majelis (PAM) Jemaat periode 2020 - 2025. Tidak terkecuali di Majelis Jemaat GPM Anugerah Langgur-Ohoijang Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), kegiatan yang diselenggarakan untuk memilih calon Diaken dan calon Penatua tersebut disambut dengan gembira dan penuh syukur seluruh jemaat setempat.
Salah satu Ibu sedang memasukan surat suara ke kotak suara
Berdasarkan pantauan, sejak pukul 8.00 WIT (pagi hari), anggota jemaat yang melakukan pemilihan tersebut sudah memenuhi tempat-tempat pelaksanaan pemilihan yakni di Gereja Anugerah, Balai Serbaguna dan Aula Gereja Anugerah.

Ketua Majelis Jemaat (MJ) GPM Anugerah, Pdt. GH. Anakotta, S.Si mengatakan, secara iman semua memilih pelayan-pelayan gereja yang akan bekerja di GPM dalam periode yang baru untuk lima tahun yang akan datang.

“Kita bersyukur karena Tuhan Yesus sebagai Kepala Gereja telah menjaga dan menuntun semua untuk proses pemilihan ini, dan kita butuh pelayan yang punya hati, yang bekerja dengan hati serta bisa melayani di GPM dengan baik” ujarnya di Langgur, Senin (4/11).

Anakotta mengungkapkan, untuk Jemaat GPM Anugerah ini sendiri ada 22 Unit Pelayanan, terkait pemilihan majelis jemaat ini berarti ada 88 Calon (44 calon Penatua dan 44 calon Diaken).

“Dari 88 orang calon ini yang akan tersaring masuk untuk pemilihan suara terbanyak dari Unit. Pemenang dari Unit inilah akan menghasilkan 44 calon Diaken dan 44 calon Penatua yang akan melayani di 22 Unit Pelayan,” imbuhnya.

Langgur, Malukupost.com - Sebanyak 761 Jemaat dan 34 Klasis di Gereja Protestan Maluku (GPM) yang tersebar di dua provinsi yakni provinsi Maluku dan Maluku Utara hari ini (4/11) secara serentak mengelar Pemilihan Anggota Majelis (PAM) Jemaat periode 2020 - 2025. Tidak terkecuali di Majelis Jemaat GPM Anugerah Langgur-Ohoijang Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), kegiatan yang diselenggarakan untuk memilih calon Diaken dan calon Penatua tersebut disambut dengan gembira dan penuh syukur seluruh jemaat setempat.
Pdt G. H. Anakotta, S.Si
Selaku Ketua MJ, dirinya berharap bahwa dari proses pemilihan Majelis Jemaat ini akan terpilih orang-orang yang benar-benar memiliki integritas tinggi dan spiritualitas yang baik untuk melayani jemaat ini.

“Kita semua berharap bahwa Majelis Jemaat yang terpilih nanti adalah benar-benar majelis jemaat yang memiliki kualifikasi baik, karena tugas gereja bukan hanya melayani diri sendiri,” tandasnya.

Menurut Anakotta, tugas gereja adalah keluar dan kedalam, karena itu harus bergerak dan bersama-sama membangun seluruh peradaban masyarakat dan umat ini dan memandang pemerintah sebagai mitra kerja.

“Gereja memandang pemerintah bukan sebagai hirarki bahwa atas dan bawah, tetapi gereja memandang pemerintah itu sebagai mitra kerja. Bukan dengan pemerintah saja, gereja juga bekerja sama dengan seluruh stakeholder dari berbagai agama dan seluruh tokoh-tokoh agama untuk bagaimana kita membangun sebuah konsep peradaban manusia yang baik di bumi Maluku Tenggara ini,” tandasnya.

Anakotta menambahkan, pihaknya sangat berharap sungguh agar dari pemilihan tersebut bisa dihasilkan majelis-majelis jemaat yang memiliki hal-hal tersebut diatas yakni bukan hanya melayani diri sendiri tetapi mampu mewartakan kabar kesukacitaan itu bagi semua orang.

“Artinya bahwa dimanapun majelis itu berada, bagaimana dia mampu meneruskan nilai-nilai Kristen itu dalam segi pekerjaan dan kehidupannya yang berkualitas,” pungkasnya.

(MP-15)

Anggota DPRD KKT Periode 2019-2024 Resmi Dilantik

Buletinnusa
Saumlaki, Malukupost.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) periode 2019-2024 akhirnya diambil sumpah dan janjinya dalam sidang paripurna DPRD di Saumlaki, Senin (4/11). Pelantikan tersebut berdasarkan SK Gubernur Maluku nomor 246 tahun 2019 tentang Peresmian Pengangkatan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar masa jabatan 2019- 2024.
Saumlaki, Malukupost.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) periode 2019-2024 akhirnya diambil sumpah dan janjinya dalam sidang paripurna DPRD di Saumlaki, Senin (4/11).

Pelantikan tersebut berdasarkan SK Gubernur Maluku nomor 246 tahun 2019 tentang Peresmian Pengangkatan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar masa jabatan  2019- 2024.

Anggota DPRD yang dilantik daerah pemilihan (Dapil) satu dari kecamatan Tanimbar Selatan dan Wertamrian adalah: Ivonila Krisna Sinsu (PKB), Apolonia Laratmase (Gerindra), Virgia Andrea Werembinan (PDIP), Piet Kait Taborat (Golkar), Godlief Siletty (Nasdem), Ricky Jauweirissa (P.Berkarya), Welem Hermanus Pesiwarissa (PKS), Fredek Y. Kormpaulun (Perindo), Frederikus Dedi Son Titirloloby (Hanura), Deni Darling Refualu (Demokrat).

Dapil dua dari kecamatan Selaru dan Wermaktian yaitu : Jidon Kelmanutu (PDIP), Nelson Erwin Willem Lethulur (Golkar), Nikson Lartutul (Berkarya), Melkhias Seralurin (Demokrat), Semuel Lilimwelat (PKPI).

Sementara Dapil tiga dari kecamatan Kormomolin, Nirunmas, Tanimbar Utara, Fordata, Wuarlabobar dan Molu Maru) adalah: Otniel Whan Lekruna (PKB), Ema Labobar (Gerindra), Frengky Limber (PDIP), Markus Atua (Golkar), Ambrosius Rahanwati (Nasdem), Richie Laurens Anggito (Berkarya), Erens Yulius Fenanlambir (PAN), Christofol Lou (Hanura), Jaflaun Batlayeri (Demokrat) dan Julianti Bungaa/U (PKPI).

Berdasarkan pantauan, sidang paripurna DPRD tersebut dibuka oleh 3 orang pimpinan DPRD periode 2014-2019 yakni Frengky Limber (Ketua), Piet Kait Taborat (Wakil Ketua) dan Ema Labobar (Wakil Ketua).

Setelah dibuka, Frengky menyatakan DPRD periode 2014-2019 telah bekerja maksimal dalam pembangunan di daerah selama ini.

Frengky berterima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati serta seluruh rakyat Kepulauan Tanimbar yang telah memberikan kepercayaan dan bekerjasama membangun daerah julukan Duan-lolat itu.

Untuk diketahui, pimpinan sementara DPRD periode 2019-2024 diambil alih oleh Jaflaun Batlayeri (Demokrat) dan Jidon Kelmanutu (PDIP).

Gubernur Maluku Murad Ismail dalam sambutannya yang dibacakan Bupati Kepulauan Tanimbar, Petrus Fatlolon mengatakan semestinya dilakukan pelantikan pada tanggal 3 November 2019, namun karena pada tanggal itu bertepatan dengan hari Minggu maka diundurkan pelaksanannya pada tanggal 4 November 2019.

Gubernur Maluku juga berterima kasih kepada masyarakat dan penyelenggara pemilu serta semua pihak yang telah menyukseskan Pemilu Legislatif 2019,.

Gubernur Maluku juga berpesan kepada 25 Anggota DPRD yang dilantik untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, berwibawa dan menciptakan pemerintahan yang dipercaya oleh segenap rakyat.

Gubernur meminta para wakil rakyat untuk membangun kerjasama yang baik dengan pihak eksekutif, meskipun menjalankan proses kontrol dalam pemerintahan dan bersinergi dngan semua elemen masyarakat dalam menciptakan pelaksanaan pemerintahan yang baik.

"Hendaknya saudara menempatkan kepentingan publik diatas kepentingan partai,"tandasnya.

(MP-16)

Pertumbuhan IMK Maluku Naik

Buletinnusa
Ambon, Malukupost.com - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku mencatat pertumbuhan Industri Mikro dan Kecil (IMK) Provinsi Maluku periode Januari-September 2019 naik 3,77 persen dibanding periode April-Juni 2019. "Jika dilihat secara tahunan produk IMK Provinsi Maluku masih bertumbuh positif dan meningkat 15,82 persen dibanding produksi IMK tahun lalu," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku, Dumangar Hutauruk di Ambon, Senin (4/11).
Ambon, Malukupost.com - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku mencatat pertumbuhan Industri Mikro dan Kecil (IMK) Provinsi Maluku periode Januari-September 2019 naik 3,77 persen dibanding periode April-Juni 2019.

"Jika dilihat secara tahunan  produk IMK Provinsi Maluku masih bertumbuh positif dan meningkat 15,82 persen dibanding produksi IMK tahun lalu," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku, Dumangar Hutauruk di Ambon, Senin (4/11).

Industri-industri yang bertumbuh positif pada triwulan III 2019 adalah minuman, kayu, barang dari kayu, anyaman rotan, bahan dari kimia dan barang dari bahan kimia, barang galian bukan logam, barang logam bukan mesin dan peralatannya, dan industri furnitur.

Dumangar mengatakan pertumbuhan industri besar dan sedang Provinsi Maluku pada triwulan I 2019 turun sebesar 8,23 persen, begitupun secara tahunan turun sebesar 1,12 persen.

Menurutnya, produksi IMK Maluku tumbuh positif di atas pertumbuhan nasional tetapi Industri Besar dan Sedang (IBS) Maluku tumbuh negatif di bawah pertumbuhan nasional.

"Industri mikro dan kecil merupakan bagian dari sektor industri manufaktur yang mempunyai sumbangan cukup signifikan dalam menciptakan lapangan pekerjaan dan pemerataan pendapatan di Indonesia.

Berdasarkan jumlah tenaga kerja, industri manufaktur dikelompokkan menjadi industri mikro (1-4 orang tenaga kerja ), industri kecil (5-19 orang tenaga kerja), industri sedang (20-99 orang tenaga kerja), dan industri besar 100 orang atau lebih.

"Hasil sensus ekonomi 2016 jumlah usaha/perusahaan industri manufaktur mencapai 24,9 persen, dari total usaha /perusahaan non pertanian di Provinsi Maluku. Dari jumlah tersebut 99,8 persen adalah kelompok industri mikro dan kecil," ujarnya. (MP-2)